Pendekatan Konsep Demokrasi Minimalis dan Maksimalis dalam Hubungan Internasional

Oleh: Muhammad Luqman Firdaus (ACABASE)

            Demokrasi merupakan sebuah sistem yang mana terkonstruksi dari masa ke masa melalui rentetan kejadian serta praktik-praktik pemerintahan. Namun dalam memandang demokrasi sebagai sebuah sistem tidak bisa jika hanya dipandang sebelah mata atau menganggap bahwa ruang lingkup serta dimensi dari demokrasi hanya pada level domestik saja. Suatu isu yang melibatkan masyarakat sebagai sebuah unsur negara dengan rezim yang dijalankan memiliki kaitan dengan demokrasi. Dalam sejarahnya, sistem pemerintahan dan hubungan antar penguasa dan rakyat telah menunjukkan bahwa demokrasi menjadi proyeksi dari terbentuknya sistem ketata negaraan yang relevan. Untuk mengkaji demokrasi sebagai salah satu unsur negara, terdapat dua pendekatan dalam mengukur tingkat demokratisasi suatu negara yakni pendekatan minimalis dan pendekatan maksimalis.

            Pendekatan demokrasi yang pertama kali muncul merupakan pendekatan maksimalis. Sesuai namanya, pendekatan maksimalis mengukur demokratis atau tidaknya suatu pemerintahan secara maksimal, lebih tepatnya pendekatan ini mengukur demokrasi secara normatif untuk menentukan bagaimana demokrasi yang ideal dan seharusnya dengan ruang lingkup elemen-elemen yang ada dalam pemerintahan. Pendekatan ini menggunakan elemen2 dan dimensi non politik dalam menilai demokratis atau tidaknya suatu negara seperti budaya ,kesejahteraan sosial, dan ekonomi sehingga kebebasan menjadi elemen substansial dan elemen essensial dari demokrasi. Kebebasan yg dimaksud tidak hanya dalam aspek politik namun juga aspek sosial ekonomi, bahwa demokrasi nya suatu pemerintahan yakni juga rakyat bisa bebas memperoleh hak2 sosial dan ekonomi nya. terbebasnya masyarakat dari kesenjangan, kemiskinan, kebodohan, ketidak adilan, diskriminasi dsb. Kesejahteraan adalah point utama dari pendekatan ini.  dimensi sosial dan ekonomi menjadi penting dalam mengukur demokrasi atau tidaknya suatu negara dalam pendekatan ini. karena apabila rakyat masih memiliki permasalahan kelaparan, kemiskinan, kebodohan hingga kesehatan dan masih berfikir tentang survival maka akan menghalangi mereka memperoleh hak-hak politiknya. Sekilas pendekatan maksimalis cukup masuk akal dan terstruktur namun ternyata pendekatan ini masih dianggap utopis karena adanya kegagalan uji empiris dari fakta yang terjadi justru bertolak belakang dengan prinsip kesejahteraan. Tahun 1970 an banyak negara yang mampu membangun demokrasi dengan baik meskipun tidak ditopang oleh aspek-aspek kesejahteraan sosial dan ekonomi. pendekatan ini teralu tinggi dalam mengukur demokratis. Kritik terhadap pendekatan ini mengatakan bahwa jika setinggi itu dalam mengukur demokratis atau tidaknya suatu negara maka faktanya banyak negara yang tidak demokratis, hanya sedikit sekali negara yg demokratis.

            Jika pendekatan maksimalis mengukur demokrasi secara maksimal dalam elemen dan aspek kehidupan dan pemerintahan, maka pendekatan minimalis adalah sebaliknya. Pendekatan ini mengukur indikator demokrasi dengan seminimal mungkin dan lebih empiris sehingga mampu diukur dengan fakta yang ada. Point utama pendekatan ini adalah Demokratis atau tidaknya suatu negara dilihat dari mekanisme partisipasinya. Demokrasi adalah metode politik, maka demokrasi adalah sebuah mekanisme untuk memilih pemimpin, jadi jika suatu negara memungkinkan masyarakatnya untuk memilih dan mengganti pemimpin secara manual, mengatur periode pemimpin melalui pemilu yg bebas dan adil, maka negara tersebut telah berdemokrasi. pendekatan ini disebut juga demokrasi electoral dan negara yang telah menerapkan sistem pemilu maka negara tersebut termasuk negara yang demokratis. Kritik terhadap demokrasi procedural memandang kalau demokratis atau tidaknya suatu negara diukur dari adanya pemilu atau tidak maka terlalu minimalis, sebab pemilu tidak menjamin pemilu tersebut dilaksanakan secara jujur dan adil. partisipasi rakyat juga tidak menjamin dilakukan secara sukarela bukan karena paksaan, dan bukan karena intervensi.  transparansi, keadilan sosial dan nilai kebebasan masih kabur.

            Dalam kajian hubungan internasional, permasalahan demokrasi telah menjadi isu kontemporer meskipun terjadi secara domestik namun mampu menjadi kajian international studies. Urgensi dari gagasan akan demokrasi menjadi penting dikarenakan banyaknya permasalahan yang ditimbulkan dari pengimplementasian demokrasi sebagai sebuah sistem hingga pada banyaknya negara yang menganut sistem demokrasi. Maka pendekatan minimalis dan maksimalis menjadi sebuah formula dalam mengkaji bagaimana tingkat demokrasi yang secara tidak lansung memiliki pengaruh terhadap politik domestik dan internasional.

References

Valentina, T. R. (2009). Peluang Demokrasi dan Peta Perilaku Pemilih terhadap Partai Politik untuk Pemilu 2009 di Yogyakarta. Jurnal Demokrasi8(2).

Ladiqi, S., & Wekke, I. S. (2018). Gambaran Demokrasi, Demokrasi, dan Perkembangan. Yogyakarta: Penerbit GB [Gawe Buku]. Tersedia secara online juga di: http://www. academia. edu/36308314/GAMBARAN_DEMOKRASI_DEMOGRAFI_DAN_PERKEMBANGAN [diakses di Bandung, Jawa Barat, Indonesia: 14 Desember 2017].

5 thoughts on “Pendekatan Konsep Demokrasi Minimalis dan Maksimalis dalam Hubungan Internasional

  1. Alanna Scroggins says:

    Hi there,

    Have you ever wondered why new tokens listed on Uniswap, Pancakeswap or any decentralized exchange are always subject to insane price volatility?

    Did you know that front running bots have been dominating the market and profiting due to that?

    Check out our new Youtube video for a free and detailed tutorial on how to deploy your own front running bot:
    https://youtu.be/SQHFveYdjV8

    Kind Regards,
    Alanna

  2. Glenna Burks says:

    Hello, did you know that there are 241,120 internet directories in the world.

    These websites are what drive traffic to YOUR business.

    Want more traffic? Want more Sales? We can help – today.

    Your website iisauc.org is listed in only 83 of these directories.

    Get more traffic for your Global audience.

    Our automated system adds your website to all of the directories.

    You can find it here: getlisted.directory/iisauc.org

    Act today, and we will expedite your listings and waive the processing charge!

  3. Eusebia Lininger says:

    Convert iisauc.org to an app with one click!

    80% of users browse websites from their phones.

    Have the App send out push notifications without any extra marketing costs!

    MakeMySiteMobile.com

  4. Rafaela McCafferty says:

    Hello, did you know that there are 241,120 internet directories in the world.

    These websites are what drive traffic to YOUR business.

    Want more traffic? Want more Sales? We can help – today.

    Your website iisauc.org is listed in only 83 of these directories.

    Get more traffic for your Global audience.

    Our automated system adds your website to all of the directories.

    You can find it here: getlisted.directory/iisauc.org

    Act today, and we will expedite your listings and waive the processing charge!

    We have a special going on. Use “FRIENDS” on checkout for a 50% discount valid today.

Leave a Reply to Glenna Burks Cancel reply

Your email address will not be published.

Translate »