Security Studies: Realism Perspective

Penulis: Fajarningrum Akhmady (Director of Academic Base Department Term Artemis)

Pendekatan realisme dalam keamanan memiliki umur panjang dan juga memiliki pengaruh yang besar dalam menjelaskan situasi yang terjadi di dunia. Konflik, peperangan yang terjadi antar negara, dan keamanan internasional menjadi ranah dalam memperlihatkan ketangguhan pendekatan ini.  Dalam pendekatan realisme, negara dan militer merupakan dasar dari keamanan. Pendekatan ini hanya berpusat kepada keamanan negara dan mengabaikan kepentingan aktor selain negara.  Sehingga pendefinisian kepentingan nasional suatu nagara yaitu untuk meningkatkan keamanan negara serta kekuatan militer. Ancaman keamanan dalam pendekatan realisme adalah kekuatan militer, dan selain hal tersebut tidak dianggap sebagai sebuah ancaman.

Hingga negara akan memperkuat kekuatan militernya agar dapat bersaing dan bertahan di dalam sistem internasional yang anarkis. Realisme terlalu menekankan pada anarki yang melahirkan perebutan kekuasaan agar dapat bertahan, mendapat rasa aman dan kehormatan dalam komunitas global. Salah satu filsuf realisme, Thucydides memandang bahwa keamanan negara merupakan sesuatu yang mutlak, dan perlu perlindungan dari ancaman internal maupun eksternal. Keamanan negara yang kuat juga akan sangat menguntungkan, karena negara yang kuat dapat memanipulasi negara yang lebih lemah.

Paul R Viotti dan Mark V. Kappuri mengatakan bahwa pendekatan realisme mementingkan keamanan nasional hingga mengabaikan kesenjangan ekonomi ataupun masalah polusi dunia. Penekanan yang sangat berlebih terhadap keamanan negara, perang dan konflik serta penggunaan kemanan untuk mencapai perdamaian menyebabkan pendekatan realisme ini dipandang tidak sempurna. Menurut Robert O. Keohane realisme tidak dapat menjelaskan fenomena dan memberikan jawaban atas segala perubahan dan masalah yang terjadi di dunia saat ini. Hingga muncul teori kritis dalam studi keamanan yang mampu menjelaskan dan menjawab fenomena serta permasalahan yang tidak dapat dijeaskan oleh pendekatan realisme karena eksklusifitasnya yang hanya memusatkan negara dalam definisi kemanannya.

Daftar Pustaka

Amir Ullah Khan, Z. N. (2013). The Philosophcal Foundation of Realist Security Paradigm. The Dialogue Volume VIII Number 4 , 399 – 409.

Peter Hough, S. M. (2015). International Security Studies : Theory and Practice. New York: Routledge.

Tripp, E. (2013). Realism: The Domination of Security Studies. E-International Relations , 1-7.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »