Tokoh-Tokoh Pemikir Liberal

Adam Smith

Adam Smith merupakan seorang tokoh liberal yang dikenal dengan pemikiran ekonomi liberalnya. Ia memiliki asumsi bahwa pasar akan berkembang secara pesat mengikuti kebutuhan manusia dan memberikan penegasan bahwa pemerintah tidak boleh ikut campur. Adam Smith menggambarkan kerangka pemikiran liberal yang terdiri dari eksistensi aktor individu yang rasional dan kepercayaan terhadap kemajuan dan asumsi timbal balik. Smith juga menambahkan beberap elemen yang mencakup pemikiran bahwa ekonomi pasar adalah sumber utama bagi kemajuan, kerja sama, dan kesejahteraan. Sedangkan campur tangan politik dan regulasi yang diatur oleh negara hanya akan menyebabkan kemunduran dan dapat memicu terjadinya konflik.


Jeremy Bentham


Bentham merupakan tokoh yang menghasilkan karya yang disebut dengan Pengantar Prinsip-Prinsip Moral dan Legislasi dimana ia mengaitkan ketidakkonsistenan hukum Inggris, kompleksitas, dan ketidakadilannya pada moral, seperti “simpati” dan “antipati.” Ia berpendapat bahwa hukum yang berlaku di semua bangsa harus didasarkan secara rasional, bukan secara emosional. Prinsip ini juga disebut sebagai prinsip utilitas. Dalam rangka upaya menerapkan prinsip ini, Bentham mengembangkan hedonistik.


Immanuel Kant
Dalam filsafatnya Kant mencoba untuk mensinergikan antara rasionalisme dan empirisme. Ia bertujuan untuk membuktikan bahwa sumber pengetahuan itu diperoleh tidak hanya dari satu unsur saja melainkan dari dua unsur yaitu pengalaman inderawi dan akal budi. Pengetahuan a-prior merupakan jenisr pengetahuan yang datang lebih dulur sebelum dialami, seperti misalnya pengetahuan akan bahaya, sedangkan a-posteriori sebaliknya yaitu dialami dulu baru mengerti misalnya dalam menyelesaikan Rubix Cube. Kalau salah satunya saja yang dipakai misalnya hanya empirisme saja atau rasionalisme saja maka pengetahuan yang diperoleh tidaklah sempurna bahkan bisa berlawanan. Filsafat Kant menyebutkan bahwa pengetahuan merupakan gabungan (sintesis) antara keduanya.

Bibliography
Jackson, R. & Sorensen, G., 2016. Pengantar Studi Hubungan Internasional. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Bentham, J., 1907. Introduction to the Principles of Morals and Legislation. Oxford: Oxford University Press.
Immanuel Kant – Theoritical Philosophy After 1781
Immanuel Kant – Critique of Pure Reason Classic

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »